SINEASZ ™

akan membuka matamu tentang dunia

Category Archives: Synopsis

My Second blog.Let’s Visit

Assalamualaikum wr.wb.

Perlu saya umukan bahwa sanyanyatelah terbit blog kedua saya atau akan dijadikan sebagai blog utama saya.”

Ayo berkunjung dan bertukar Link.

Terimakasih, Just it.

Advertisements

Harap dibaca (mode: on)

Salah satu cara dalam rangka meningkatkan traffic blog dimata search engine adalah dengan membangun Internal link dan External link.Internal link adalah link dalam satu website/blog ,Sedangkan External Link adalah menambah one way backlink (Link satu arah) ke blog/situs kita.

Jika Blog Anda ingin kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa dan signifikan dengan link satu arah ke blog/situs anda,silahkan pelajari dengan seksama artikel dibawah ini.

Ingat Agar proses ini berjalan sempurna dibutuhkan kejujuran anda,kekuatan terletak pada kejujuran anda,semakin anda jujur semakin banyak backlink yang anda dapatkan!
Mari kita buktikan…apakah konsep kejujuran disini dapat kita gunakan untuk menghasilkan traffic dan popularity yang sangat hebat dari sebuah metode rumit para ahli webmaster atau pakar SEO?

Caranya sangat mudah,Anda hanya perlu meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel anda:

  1. Kompas.com
  2. RepublikaDetik.com
  3. Okezone.com
  4. Facebook.com
  5. Google.com
  6. asiabersama.com
  7. Samudro.com
  8. dimazgyba [dot] com
  9. dimazgyba weblog’s
  10. The World of  Sineasz

Sebelum anda meletakkan link-link diatas dipostingan blog anda, anda harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, begitu seterusnya.Kemudian masukkan link anda sendiri di bagian paling bawah
(nomor 10).

Jika tiap peseta mampu mengajak bergabung 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:

Ketika posisi anda 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Dan semuanya menggunakan kata kunci yang anda inginkan. Dari sisi SEO anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web/blog downline anda mengklik link itu, anda juga mendapatkan traffic tambahan. Hebat bukan?

Nah,silahkan copy-paste artikel ini, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link web/blog anda di posisi 10. Ingat, anda harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika anda tiba2 di posisi 1, maka link anda akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.

Anda bisa saja melakukan tindakan tidak fair/tidak jujur dengan menyabotase metode ini, misalkan saja “mengganti semua link asal” lalu di isi dengan link web/blog anda sendiri? namun metode ini menjadi tidak maksimal. Kejujuran adalah strategi/politik terbaik..Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu!

Selamat mencoba.. dan mari kita lihat bagaimana efeknya…..

Synopsis dari film: Stairway To Heaven

Adegan dibuka oleh seorang pria yang bermain piano dipinggir pantai, ingatannya melayang ke masa lalu. Pria itu, Cha Song-ju, semasa kecil bersahabat erat dengan gadis bernama Han Jung-suh. Keduanya saling mendukung satu sama lain, terutama saat ayah dan ibu masing-masing meninggal.

Jung-suh yang mengagumi kebaikan hati Song-ju serta kemahiran pemuda itu bermain piano serta sulap mulai berubah kehidupannya ketika sang ayah Han Su-ha jatuh cinta pada Tae Mira. Wanita yang berprofesi sebagai aktris ini sendiri menyimpan masa lalu kelam, ia hidup terpisah dengan suaminya Han Pil-su yang tinggal bersama dua anak mereka Han Tae-hwa dan Han Yoo-ri.

Su-ha akhirnya menikahi Mira, meninggalkan sang suami yang ringan tangan dan dua anaknya yang telah beranjak remaja. Jung-suh yang melihat betapa sang ayah mencintai Mira mulai akrab dengan ibu tirinya diawal pernikahan mereka. Keadaan mulai berubah ketika Tae-hwa dan Yoo-ri pindah ke rumah keluarga Han.

Kehidupan yang sulit membuat Yoo-ri bagai kalap melihat Read more of this post

Synopsis dari Novel : PADI MEMERAH

Novel Sastra

PADI MEMERAH

Aji Setiakarya

  • Judul, penulis             : Padi memerah, Aji Setiakarya
  • Tokoh, karakter          :

Sapit                              =  Baik, Sabar

Sarnen                          =  Jahat, Keras kepala

Pak Sugih                     =  Jahat, Dengki

Misran                          =  Baik, Berani

  • Setting

Tempat / lokasi    : Desa Ciwarna

Waktu                   : Saat musim kemarau

  • Tema                             : Pembunuhan

Sapit sudah siap dengan cangkul dipunggung kiri dan sebilah sabit yang di selipkan di pinggang bagian kiri pula. Dilangit bulan sedikit tersisa membentuk seperempat lingkaran, menyerupai celurit. Fajar belum ada tanda-tanda akan tampak. Orang-orang kampung masih pulas diatas kasur yang empuk. Ayam-ayam belum ada sinyal untuk berkokok.

Sapit mengatakan pada istrinya bahwa padi kita kekeringan, daun-daunnya menguning dan mengelinting. Pagi seperti ini biasanya belum ada orang yang berani ke tanggul untuk mengairi sawah. Setelah itu, Sapit berangkat ke arah selatan menuju tanggul bambu, 200 meter dari sawah garapannya. Tubuhnya hilang ditelan suasana malam yang dingin menggigil dan suara jangkrik.

Pagi masih buta. Dengan hati-hati dan penuh waspada, Sapit menyusuri setiap pematang yang menuju tanggul bambu. Dia khawatir kalau ada orang yang melihatnya. Tapakan kakinya tidak diperkenankan menginjak bumi, ia menjinjing sandalnya, dan membiarkan mengapung diatas air.

Dua bulan kemarau yang melanda Ciwarna membuat sawah garapan Sapit tak teraba air. Sungai yang mengairi sawahnya ditutup oleh Sarnen, penggarap sawah milik Haji Malik. Sawah Sapit tak tersentuh air dari sungai itu padahal, Sapit ikut memebelikan karung bekas buat menumpuk tanah dan membendung tanggul. Demi keselamatan padinya, Sapit terpaksa mengorbankan jam tidurnya untuk membongkar tanggul Sarnen.

Malam semakin menurun, Fajar mulai tampak di sebelah Timur. Sapit duduk di gubuknya sambil mengawasi aliran air ke sawahnya. Dia harus pulang karena menunggu sampai pagi adalah malapaetaka terhadap Sapit. Keesokan harinya, hujan yang dipekirakan Sapit itu meleset. Awan yang telah menggumpal tidak berhasil menjatuhkan air .

Sapit kembali menuju ke tanggul bambu. Sesekali ia terperosok ke lumpur, dan kakinya dipenuhi lumpur. Dia melihat darah segar mengalir di hamparan lumpur itu, dan ternyata darah itu adalah darah warga yang membuat padi memerah, langkahnya dibayangi kenangan muram tentang seringnya warga rebutan air untuk mengairi sawah. Dan Parang adalah penentunya.

Lima belas tahun yang lalu. Saat itu umur Sapit masih sepuluh tahundan sawah pun kekeringan pada saat itu. Misran yang sehari-harinya bertani di sawah mau tidak mau harus menyelamatkan padinya dengan cara membongkar tanggul yang saat itu dikuasai pak Sugih. Rencana itu diceritakan kepada keponakannya yang yatim piatu, yaitu Sapit.

Pagi-pagi buta Misran menuju tanggul bersama Sapit, setelah sampai di tanggul paman Misran membongkar tanggul dan lama-lama air pun mengalir ke sawah Misran. Sapit dibangunkan pamannya untuk ke Sawah. Sesampainya di sana, paman segera mencangkul sawahnya. Dari jauh Sapit melihat Pak Sugih mendatangi pamannya. Dan mereka langsung bertengkar. Tiba-tiba mereka mengambil celurit dan langsung saling menusuk. Darah segar mengalir dari tubuh Misran, memercik memerahkan padi dan tiba-tiba Misran tergeletak di sawahnya, dan Misranpun mati.

Sapit kesawah, saat sedang mencangkul ia mendengar suara ,dan ia berbalik dan melihat Sarnen, amarah pun tak dapat dibendung Sapit siap dengan cankul dan Sarnen siap dengan parang.

Matahari semakin panas memercikkan api dan bara akan terjadi.

Synopsis dari Novel : Kuntilanak

Novel Pop

Kuntilanak

Ve Handojo

  • Judul, penulis             : Kuntilanak, Ve Handojo
  • Tokoh, karakter          :

Shamanta                    =  Idiot, Baik, Sabar

Agung                           =  Sabar

  • Setting

Tempat / lokasi    : Di kediaman Keluarga Mangkoedjiwo

  • Tema                             : Seram

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno ……

Ojo tangi nggonmu guling ……

Awas jo ngetoro ……..

Aku lagi bang wing wingo ……

(sebait durmo yang dinyanyikan Shamanta sebelum dia menjelma menjadi sosok yang mengerikan)

Nyanyian itu masih jelas ditelinga Agung. Pembunuhan, semua kejadian yang mengerikan yang disaksikan oleh mata kepalanya sendiri di kediaman keluarga Mangkoedjiwo malam itu, mengendap didalam benaknya dan seolah tak mau pergi, sekeras apapun usaha Agung untuk melupakannya.

Karena itulah, Agung berusaha menyadarkan Shamanta. Menjauhkan kekasihnya dari dunia sesat sebelum jatuh korban lebih banyak lagi. Tapi yang Agung tidak ketahui, Shamanta sedang berperang melawan … dirinya sendiri. Dia bukan lagi gadis biasa yang sedang menjalani kehidupan kampusnya. Ada kekuatan jahat yang sedang menghinggap dalam dirinya dan sekali saja dia lengah, kekuatan itu akan menguasainya.

Shamanta adalah gadis cantik keturunan ke-5 keluarga ningrat Mangkoedjiwo, yang mewarisi kutukan setan, akibat nenek buyutnya dahulu hanya memburu kekayaan duniawi sehingga rela bersekutu dengan setan. Salah satu syarat yang diterima dikala itu adalah kutukan berupa kekuatan jahat yang merasuk jiwa dan raga, yang akan diterima secara turun temurun sampai ke anak cucu.

Sejak meninggalnya ndoro Lies beberapa bulan yang lalu, secara tidak langsung dan tidak disadari, kekuatan jahat tersebut telah berpindah kedalam diri Shamanta sebagai pewaris dan penerus tunggal keluarga Mangkoedjiwo. Beberapa kejadian aneh yang mengerikan mengiringi perjalanan hidup Shamanta sejak itu.

Agung sebagai kekasih Shamanta, telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri, bagaimana kekuatan dan kengerian yang terjadi pada diri Shamanta. Pada suatu malam, secara tidak sengaja Agung menyaksikan kengerian tersebut di rumah keluarga besar Mangkoedjiwo. Kengerian yang membuat Agung tidak pernah membayangkan sebelumnya, bagaimana seorang Shamanta yang lemah lembut bisa berubah menjadi Shamanta yang mengerikan dan tidak berperikemanusiaan. Tubuh Shamanta berubah menjdi seorang perempuan pucat pasi, berambut panjang dan berbaju putih, dengan tawa memilukan, yang menjadikan bulu kuduk berdiri menegang. Malam itu Shamanta dengan kekuatan jahatnya, menghabisi dan membunuh 2 anggota keluarga Mangkoedjowo sendiri, yang nota bene adalah saudara saudara sepupunya sendiri.

Akibat dari keserakahan dan ketamakan kedua sepupunya tersebut yang berniat akan menghabisi Shamanta dan menguasai harta karun sebagai pewaris tunggal keluarga Mangkoedjiwo, kemarahan diluar kontrol Shamanta menyebabkan perubahan fisik pada diri Shamanta yang sungguh mengerikan. Dengan kekuatan durmo yang didendangkan Shamanta, roh jahat tersebut menghabisi kedua sepupunya sendiri dengan leher patah, mata melotot mengerikan dan seluruh tubuh pucat pasi seakan darah yang mengalir ditubuhnya habis terhisap. Semua kengerian tersebut diluar kontrol Shamanta dan dalam pantauan Agung kekasihnya.

Sesungguhnya semua kengerian yang dilihat Agung hanyalah sebagian kecil saja. Beberapa kejadian aneh yang disertai dengan pembunuhan yang tidak wajar dan mengerikan mengiringi perjalanan hidup Shamanta. Hal tersebut membuat nyali dan keberaian Agung timbul untuk menolong kekasihnya dari kekuatan jahat tersebut.

Akhirnya dengan keimanan, kasih dan kelembuatan Agung, dibangkitkan lah kepercayaan dan kekuatan diri Shamanta menghadapi dan mengusir roh jahat tersebut dalam diri dan jiwa nya. Dengan kekuatan keduanya, roh jahat tersebut akhirnya meninggalkan raga dengan wujud seorang perempuan pucat pasi dengan rambut terurai panjang, dengan baju putih serta membawa seorang bocah kecil dalam gendongannya. Roh jahat tersebut menitikkan air mata seolah mengucapkan selamat tinggal kepada induk semangnya, yang selama ini, puluhan bahkan mungkin ratusan tahun, telah menjadi tempat nya berlindung.

Dengan lenyap nya bentuk roh jahat tersebut, hilanglah kutukan yang selama ini membelenggu keluarga Mangkoedjiwo. Entahlah, roh jahat berupa perempuan berambut panjang pucat pasi, berbaju putih dan menggendong seorang anak tersebut akan gentayangan dan mencari tempatnya berlabuh dimana lagi.

Synopsis dari Novel : SETI, NAMANYA

Novel Sastra

SETI, NAMANYA

Tias Tatanka

  • Judul, penulis             : Seti, namanya, Tias tatanka
  • Tokoh, karakter          :

Seti                   =  Idiot, Baik, Sabar

Ibu seti             =  Sabar

Jaswari              =  Jahat

  • Setting

Tempat / lokasi    : Karawang, Bekasi

Waktu                   : Semasa Seti kecil sampai dewasa

  • Tema                             : Perjuangan hidup

Seti, namanya.Tak banyak kenangan masa lalu tentangnya, meski kami lahir dan besar dikampung yang sama. Tetapi, di antara teman-teman sepermainanku semasa kecil, ia tak pernah hadir. Ataukah kami sengaja tidak menginginkan ia hadir?Entahlah, yang dapat kuingat adalah ia begitu berbeda, dan perbedaan itulah yang menjauhkan Seti dengan teman-teman kecilnya. Sosok tubuh mungil, kulit hitam, rambut merah, bau badan tidak enakkala ia lewat, dan otak sedikit terganggu ( tetangga menyebutnya stres ), membuat ia tersisih. Apalagi jika sudah duduk menunggui warung kopi ibunya, di sebuah kios di pojok perempatan pusat kotaku. Ditengah kesibukan kota dan lalu lalang, yang membuat semakin tersisihdari penglihatan. Sejak lulus sekolah dasar, aku tinggal bersama nenekku dan aku menjadi seorang reporter, dengan naluri jurnalisku aku melihat gerak-geriknya. Tidak ada yang merumuskan kondisi psikisnya. Ia juga tak pernah ke psikiater, jangan kan psikiater ke dokter pun ibunya harus berpikir ribuan kali. Karena untuk dapat uang beberapa rupiah ia harus menjual  gorengan, manis, dan kopi. Yang paling jahat adalah anak-anak nakal, mereka selalu mengikuti dan menggoda Seti hingga ia marah dan mereka tertawa. Tapi Seti tetap Seti. Ia tidak peduli, dan juga pada keadaan warungnya yang dijadikan tempat mesum waktu malam oleh para penjudi dan pemabuk . Aku melihatnya lagi, disela tugasku dan aku sangat terkejut karena perutnya buncit, aku bingung apakah Seti segampang itu, aku memutuskan untuk menghentikan pengamatanku. Lima tahun kemudian aku kembali aku kaget melihat seorang anak bermain didekat warung seti, aku bertanya pada penjual kacamata siapa anak itu dan dia mengatakan itu anaknya Seti dan bandar togel yang bernama Jaswari. Saat aku pulang dari kantor aku menemukan Seti ditengah gang kecil tergeletak menggunakan daster dan anaknya didalam gerobak ,tak pernah kunyatakan kejadian ini pada siapapun